20/11/22 - Day 7 P5

 

Bacaan Halaman 86-102 (4 bab/17 hal)

Terkadang pemahaman perlu diucapkan agar pihak lain merasakan kasih yang dikasihi dan cinta. George ayah tirinya mengasuh dan menghormati istri serta putra tirinya, Michael. Ayah Michael meninggal karena kecelakaan memancing.  Hanya ada satu jalan— tumbuh bersama sebagai keluarga yang dibungkus oleh cinta. Aku merasakan sikap George yang ramah, lembut, dan peduli dan aku merasa dia akan sangat mencintai calon keluarganya untuk selamanya.

Sejak awal, George dan Michael sangat cocok. Mereka seperti dua butir polong di dalam satu cangkang. Bagaimana dia bisa bertahan hidup menghadapi keantikan dan godaan mereka di saat pertemanan di antara keduanya telah beralih menjadi relasi ayah dengan putranya. Setiap mereka perkenalan George selalu berkata "Ini putra tiriku, Michael." Dan Michael akan selalu berkata, "Ini ayahku, George." Michael merasakan tidak enak hati dan kesal kepada George. Tetapi adiknya George atau tantenya memberitahu yakin bahwa George pasti ada alasannya, bicaralah dengan George. 

Saat makan malam bersama Michael bertanya, "George, apakah kau mencintaiku? Apakah kau menganggapku sebagai putramu?" George tergagap, nyaris tersedak anggurnya sendiri. "Tentu saja, Michael. Mengapa kau berpikir seperti itu?" Air matanya menggenang. "Apa yang membuatmu bertanya seperti itu?" Semua orang di sekeliling meja membeku. Semua mata terpusat pada Michael, yang melanjutkan. "Bisakah kau memberitahu mengapa kau memperkenalkan aku kepada teman-teman dan rekan bisnis sebagai putra tirimu padahal aku memperkenalkanmu kepada teman-temanku sebagai ayahku?" tanyanya. George bergumul di tengah air matanya. "Michael, kau adalah putraku di hatiku, di jiwaku, dan di semua hal lain. Tetapi dengan seluruh kesadaran yang baik, aku tidak bisa merenggut gelar ayah atau menganggap aku mempunyai hak itu tanpa persetujuan darimu." 

George melanjutkan, "Karena hal ini sebelumnya tidak pernah muncul, aku percaya bahwa inilah pemahaman yang tidak diucap- kan: Aku adalah ayahmu. "Baiklah," kata Michael, "karena di dalam hati, jiwa, dan semua hal lain aku menganggapmu sebagai ayahku, aku ingin kau secara resmi mengambil gelar itu. Dan mulai sekarang, katakan pada semua orang bahwa aku adalah putramu." 

George berdiri, berjalan ke arah Michael dan memeluknya. "Terima kasih, Nak," katanya. Kesimpulan yang aku baca dari kisah ini, aku melihat bagaimana cinta memengaruhi kehidupan dan meneguhkan kebenarannya sendiri.

Sebagai ibu seharusnya tidak sebal dan mengomel saat anak bercerita dan mengoceh gembira tentang apa yang baru dilalui bersama ibunya atau orang lain. Dengarlah bagaimana anakmu cerita selagi anakmu terbuka. Dan dengarkanlah anakmu berceloteh dan bercerita tentang harinya di sekolah, dimana saja. Tidak seharusnya suasana hati kita menentukan hari orang lain apalagi anak kita sendiri. Kita harus bisa mengontrol emosi dan suasana hati kita agar tidak membuat hari orang lain menjadi buruk atau menular. Terkadang orang yang menuduh atau meremehkan kita especially orang tua kita sendiri, itu karena dia masih tersakiti oleh masa lalu. 

Pov(anak):

Di sebagian besar waktu  masih sangat frustrasi, tetapi aku tidak lagi merasa menjadi korban. Masalahnya ada pada dia, bukan padaku. itu membantuku merasa lebih bisa mengen- dalikan hidupku. Aku bisa memilih menjadi marah, atau aku bisa memilih untuk memaafkan. Aku memilih memaafkan.

Tidak semua ibu atau ayah tiri itu jahat. Hargailah mereka dan kerja keras mereka untuk berusaha membuat mu menginginkan dan nyaman kepadanya. Ia melakukan yang ia bisa untuk memperlakukanmu dia sangat mencintaimu.

Refleksi: Ketika kau memaafkan, kau memang tidak mengubah masa lalu tetapi kau pasti mengubah masa depan. 



Popular Posts