12/12/22 - Day 29 P5



Bacaan halaman 402-418

Yang tersulit adalah memaafkan diri sendiri. Jadi mungkin sebaiknya dimulai dengan memaafkan orang lain. Ini nyaris seperti mengupas bawang. Selapis demi selapis, memaafkan orang lain, maka kita akan tiba pada titik di mana kita bisa memaafkan diri sendiri.

Kejujuran adalah bab pertama di buku kebijaksanaan. Jika kau mendapat kepercayaan dari sahabatmu, jangan kau hancurkan itu. Itu adalah kunci persahabatan saling percaya. Jangan sebarkan apa yang menjadi rahasia kalian walaupun sudah tidak dekat, itu privasi.

Sahabat dapat membicarakan apa pun dan nyaman bersamanya, termasuk ketika punya masalah de- ngan satu sama lain. Memang bertengkar, tetapi selalu menyelesaikannya masalahnya, apakah itu dengan bicara, berteriak, atau saling menulis surat karena terlalu marah untuk bicara. 

Memaafkan itu indah dan terasa ketika seseorang memberi hadiah itu kepada kita. Tetapi tidaklah mudah bagi seseorang yang telah kita sakiti untuk memaafkan kita. Dan lebih tidak mudah lagi untuk memaafkan diri kita sendiri.

Tidak menggunakan masa lalu sebagai alasan untuk perilaku buruk di masa depan. Melihat berbagai keterbatasan dari masa lalu kita adalah motivasi yang kuat untuk berbuat lebih baik di masa depan. Masa lalu memang terdiri dari semua upaya terbaik kita.

Memendam kemarahan seperti meminum racun dan mengharapkan orang lain yang mati.

Refleksi:

Cintai dirimu-terima dirimu-maafkan dirimu-dan berbaiklah pada dirimu, karena tanpamu, kita semua tidak memiliki sumber dari begitu banyak hal yang indah.




Popular Posts