27/11/22 - Day 14 P5


Bacaan halaman 188-202 (3 bab /15 halaman)

Kebenaran akan membebaskamu, tetapi pertama-tama akan membuatmu sedih.

Bagaimana memaafkan seseorang yang menolak untuk meminta maaf?

Memaafkan bukanlah tentang orang lain, Ini adalah tentang Anda.

"Tetapi dia tidak pernah meminta maaf untuk apa yang telah dia lakukan padaku."

Apakah mereka peduli jika kau marah pada dia?

Kita menetapkan bahwa mereka tidak peduli apakah kau marah padanya atau tidak. Jadi, siapa yang telah disakiti oleh kemarahanmu?

Membenci mereka tidaklah berdampak pada kehidupannya. Kita sendirilah yang paling terdampak.

Kemarahan itu hanya melukai kita dan menahan kita di tempat. Kita ingin melepaskan, tetapi kita tidak tahu caranya. Ketika masih kanak-kanak biasa diajari bahwa ketika seseorang berkata, 'Aku minta maaf' maka jawaban yang benar adalah 'Aku memaafkanmu.' Tetapi bagaimana memaafkan ketika kita tidak pernah menerima permintaan maaf?"

Jawabannya sesederhana sekaligus serumit ini: 

Kau harus memutuskan bahwa permintaan maaf tidaklah diperlukan. Mungkin kau tidak akan pernah mendapatkannya, dan jika kau terus menunggu untuk sesuatu yang tidak pernah datang, kau tidak akan pernah bisa melanjutkan hidup.

Mungkin dia memang tidak pantas dimaafkan, tetapi kita pantas, begitu pun aku. Kita berhak melanjutkan hidup kita dan berbahagia lagi. Kita berhak melepas kan kemarahan dan kepedihan.

Kalian tidak harus mengatakan kepadanya bahwa kalian sudah memaafkannya karena kau melakukannya bukan untuknya, melainkan untuk dirimu sendiri.

Perasaan kita sudah mengambil begitu banyak emosional. Sudah saatnya kita melepaskannya.

Mungkin dia masih belum meminta maaf untuk bagiannya, tetapi aku tidak memerlukannya lagi. Aku bukan memaafkannya agar dia merasa lebih baik. Aku memaafkan agar aku merasa lebih baik.

Refleksi:

Memaafkan bukanlah tentang orang lain. Memaafkan adalah tentang kita. Ini adalah salah satu cara untuk membebaskan diri dari masa lalu. Kita melepaskan masa lalu dan bergerak maju ke arah masa depan yang lebih bahagia. 

2 Korintus 2: 5-11 dan Kolosia 3: 12-1. 

Karena Tuhan telah mengampuni dosa-dosa- mu, bagaimana kamu menangani memaafkan bagi orang-orang lain yang berdosa? Apa yang harus kamu lakukan jika kamu tidak cukup kuat untuk mengampuni? Tahukah kamu bahwa cinta Tuhan kepadamu adalah tanpa syarat? 'Kita semua pantas untuk dicintai dan bisa memaafkan.'



Popular Posts