29/11/22 - Day 16 P5

 


Bacaan halaman 215-226 (3 bab /12 halaman)

Diperlukan upaya yang sangat besar untuk membebaskan diri dari kenangan atau masa lalu.

Ketika kau mendendam kepada orang lain, kau terikat kepada orang atau kondisi itu melalui suatu tali emosional yang lebih kuat daripada baja. Memaafkan adalah satu-satunya cara untuk melarutkan ikatan itu dan membebaskanmu.

Pada saat itulah aku sadar bahwa jika aku ingin menemukan cinta lagi, aku harus melupakan Marina. Jadi, aku mengunci kenangannya yang menyakitkan dan meski sesekali dia masih muncul dan mengguncang benakku, aku berhasil menolak pengaruhnya padaku.

Perlunya kita merenungkan hidup kita dan berusaha memperbaiki luka yang pernah kita lakukan ke orang lain. Buatlah pilihan dengan diskusi dengan pasangan atau paling tidak dengan sepengetahuan pasanganmu, tidak dengan diam diam.

Terkadang sesuatu dapat memancimg membangkitkan kembali kenangan yang sudah lama tertidur sehingga kita merasa sakit hati lagi. 

Refleksi:

Tidak ada manfaat yang bisa didapatkan dari pembalasan dendam. Apalagi kalau orang tersebut meminta maaf dengan tulus.

Perjalanan waktu telah membantu melunakkan hati kita. Yang pada kalanya hati kita terasa sangat sakit.




Gaya belajar kamu cenderung lebih kuat pada gaya belajar kinestetik yang dapat belajar paling baik dengan berinteraksi atau mengalami hal-hal di sekitarnya. Kamu lebih cenderung mampu memahami dengan adanya keterlibatan langsung, daripada mendengarkan ceramah atau membaca dari sebuah buku. Gaya belajar kinestetik suka melakukan hal-hal dan menggunakan tubuh mereka untuk mengingat fakta, seperti "memanggil" (dialing) nomor telepon pada telpon genggam mereka. Gaya belajar kinestetik, berarti belajar dengan menyentuh dan melakukan.

Namun, disisi lain kamu juga memiliki gaya belajar visual yang akan lebih menunjang cara belajar kamu agar lebih maksimal. Gaya belajar visual mampu menyerap informasi terkait dengan visual, warna, gambar, peta, diagram dan belajar dari apa yang dilihat oleh mata.



Popular Posts