30/11/22 - Day 17 P5
Di sepanjang hidup orang-orang akan mengesalkanmu, tidak menghormatimu dan memperlakukanmu dengan buruk. Perkenankan Tuhan menghadapi hal-hal yang mereka lakukan, karena kebencian di hatimu juga akan menghabiskanmu.
Dengan memendam kebencian di dalam hati, hanya melukai hati kita sendiri. Biarlah luka lama menyembuh, ketika perlakuan yang di lakukan kepada ku sudah tidak terasa benci kepadanya dan memaafkanya. alam melepaskan nyeri itu, akan terasa bebas.
Memaafkan adalah alat yang paling penting yang telah dikaruniakan manusia. Karena bersamanya, kita bisa melepaskan beban memiliki hidup kita.
Untuk menjadi orang tua, walaupun sibuk bekerja tetaplah peduli dan luangkan waktu untuk anak, perhatikan pergaulannya dan teman temannya di sekolah apakah membully atau tidak, buka kan hatinya untuk cerita kepadamu dan dengarlah dengan tulus dan membantunya.
Kemarahan hanya melukai kita. Tiba waktunya untuk melepaskan semuanya, untuk melempar kemarahanku ke kantong sampah besar. Bicaralah kepada anakmu apalah anakmu merasa tersakiti dengan perlakuan orang atau tidak, bahkan jika orang berusaha menyakiti hati anak atau orang yang kita cintai tidak akan berhasil usahanya karena mereka tidak tersakiti.
Memaafkan apa yang tidak bisa kita lupakan akan menciptakan cara baru untuk mengingat. Kita mengubah kenangan akan masa lalu menjadi harapan bagi masa depan.
Dengan memaafkan, tali yang telah terikat terbuka dan merasa terbebas, bukan saja dari dendam tapi dari kemarahan. Kita datang untuk memaafkannya, tetapi kita pulang dengan lebih bahagia karena merasa dia juga telah memaafkan kita.
Refleksi: Berusaha lah memahami sudut pandang dan kondisi orang lain dan tidak mendendam. Akibatnya, hidup menjadi jauh lebih mudah dan lebih bahagia.



