3/12/22 - Day 20 P5
Bacaan halaman 274-287 (14 halaman)
Memaafkan tidak mengubah masa lalu, tetapi melebarkan masa depan.
"Kau tidak pernah benar- benar mengenal seseorang sampai kau 'mengenakan sepatunya dan berjalan dengan sepatu itu".
— Atticus Finc
Memelihara kemarahan, dendam, dan luka hanya akan menghasilkan ketegangan otot, sakit kepala, dan sakit rahang akibat mengatupkan geligi dengan kuat-kuat. Memaafkan mengembalikan tawa dan keringanan ke dalam hidup kita.
Kemarahan mengerdilkanmu, sementara memaafkan memaksamu untuk tumbuh lebih besar dari dirimu.
Sudah tiba waktunya bagiku untuk melepaskannya. Aku melepaskannya; memaafkannya untuk kejahatan yang telah dia lakukan.
Kita tidak lagi memperbolehkan kemarahan dan kebencianku membengkak di dalam diri setiap kali dia muncul.
Jangan takut untuk mengatakan "Tidak". Orang dapat memanfaatkan ke sikap gaenakan mu jika kau susah untuk berkata-kata tidak. Secara tidak sadar kita telah menyumbang ke relasi yang tidak sehat. Untuk menjaga perdamaian, kita membolehkan orang-orang menginjak-injak kita dan selalu mengiyakannya.
Refleksi: aku telah diajari tentang memaafkan, mengembalikan energi, dan lebih menikmati hidup.



